Seniman Teater

Azwar A.N

 

 

 

Lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 6 Agustus 1942. Menapaki dunia teater mulai tahun 1954. Bergabung dengan ’Teater Raden Intan’, sebagai pemain sekaligus merangkap sutradara. Hingga tahun 1960, Azwar telah menelorkan beberapa karya drama diantaranya ’Pemetik Lada’, ’Ayahku Pulang’, ’Terima Kasih Pujaanku’. Sebagian karyanya tersebut dipentaskan di Tanjung Karang, Lampung. Pengalaman awal inilah yang membuatnya melangkah semakin jauh ke dalam dunia seni peran dan teater.

 

Tahun 1960, Azwar memutuskan hijrah ke Yogyakarta. Bergabung dengan sejumlah teater dan turut berperan dalam sejumlah pentas. Bersama ’Teater Ikasdrafi’ ikut bermain dalam lakon Drama Tuan Kondektur, Penggali Intan (1986).  Bersama ’Teater Sriwijaya’, ikut mementaskan Mr. X, Jebakan maut, Pantomim, dan Lawan Catur. Bersama ’Teater Antasari’, ia mementaskan lakon Alam Roh Kalimantan, Pangeran Antasari, dan Tuan Abdullah. Serta bersama ’Teater PWI Yogyakarta’, mementaskan Badai Asmara dan Nao Tungga Magek Jabang.

 

Seniman teater yang pernah menjabat sebagai ketua PARFI Yogyakarta dan dosen teater ini bergabung bersama Rendra dalam ’Bengkel Teater Rendra’ pada tahun 1969. Untuk memperdalam bidang penyutradaraan. Bersama ’Bengkel teater Rendra’ ia ikut mementaskan sejumlah lakon yakni Oedipus Rex, Hamlet, Machbet, Qasidah Al Barzanji, Modom-modom, Menunggu Godod, dan Dunia Azwar.

 

Tahun 1972, Azwar memutuskan keluar dari ’Bengkel Teater Rendra’ dan kemudian mendirikan ’Teater Alam’. Melalui teater yang didirikannya tersebut, ia menelurkan beberapa karya diantaranya Di Atas Langit Ada Langit, ’Si Bakhil’, ’Ketika Bumi Tak Beredar’, dan lain-lain. Bersama ’Teater Alam’, ia juga sempat melawat ke Malaysia mewakili Indonesia dalam acara Kuala Lumpur Art Festival 2.

 

Tahun 1974, Azwar terjun ke dunia film dan langsung menjadi asisten sutradara film ’Bing Slamet Koboi Cengeng’ (1974). Menjadi penulis skenario merangkap astrada dalam film ’Kampus Biru’ (1976). Di tahun 1977, Azwar berkesempatan menjadi sutradara dalam film ’Tiga Cewek Indian’, ’Gara-gara Janda Kaya’ (1977), ’Sisa Feodal’, ’Gadis’, dan ’Kejamnya Ibu Tiri Tak Sekejam Ibu Kota’ (1981). Tahun 1984-1985,  terjun ke dunia sinetron lewat ’Nyi Mas Mirah’ (1986) produksi TVRI, ’Bunga Untuk Tantri’, ’Kontak Tani’  dan ’Sang Penggerak’ (1997).

 

Pemilik Binuang Sakti Production House, yang memproduksi acara Ranah Minang yang menampilkan lagu-lagu dan kebudayaan di kota Yogyakarta ini bersama keluarga ia menetap di Perumahan Wirokerten Indah, Jl. Sawo No. 6 Banguntapan Yogyakarta.

 

(Dari Berbagai Sumber)

 

Nama :

Azwar A.N

 

Lahir :

Palembang,

Sumatera Selatan,

6 Agustus 1942

 

Pendidikan :

SMA

Asdrafi

 

Karya Naskah  Teater :

Pemetik Lada,

Ayahku Pulang,

Terima Kasih Pujaanku,

Di Atas Langit Ada Langit,

Si Bakhil ,

Ketika Bumi Tak Beredar

 

Filmografi :

Bing Slamet Koboi Cengeng (1974),

Ateng Kawin Lagi,

Kaya Mendadak,

Sarang Penyamun,

Harta Karun,

Kampus Biru (1976),

Tiga Cewek Indian (1977),

Gara-gara Janda Kaya (1977),

Cewek Badung (1977),

Sisa Feodal,

Gadis,

Kejamnya Ibu Tiri Tak Sekejam Ibu Kota (1981)

 

Sinetron :

Nyi Mas Mirah (1986),

Bunga Untuk Tantri,

Kontak Tani,

Sang Penggerak (1997)