Nama : Benny Yohanes Lahir : 15 Februari
1962 Pendidikan : Magister Humaniora
Universitas SI STSI Profesi : Sutradara & Aktor
Teater, Dosen jurusan
teater di STSI Bandung (1987 s/di
sekarang), Pengajar di Fakultas Filsafat UNPAR Bandung (1989-19980, Pengajar di Fakultas Desain Universitas Pengajar Mata Kuliah
Performance Skill dan Artistic Recollection pada School of Business and Management (SBM) ITB (2004 s/d sekarang) Penghargaan : Naskah Metropolutan
meraih penghargaan kedua dalam Kompetisi
naskah drama radio diselenggarakan
oleh Kantor Berita 68H tahun 2002, Naskah Makan Hakan meraih penghargaan Pertama dalam Kompetisi naskah drama oleh Goethe Institut, Naskah Seribu
Watt meraih penghargaan Harapan II dalam kompetisi naskah drama oleh Dewan Kesenian
Jakarta |
Sutradara dan Aktor Teater Benjon Nama panggungnya BenJon,
lahir di Sebagai penulis naskah
drama dan esai teater. Beberapa karya dramanya telah meraih penghargaan antara lain Metropolutan dalam kompetisi naskah drama radio diselenggarakan oleh kantor berita 68H tahun 2002, Makan Hakan dalam kompetisi
naskah drama oleh Goethe Institut-Friedrich Nauffman Stiftung, dan Seribu Watt dalam kompetisi naskah drama oleh Dewan Kesenian
Jakarta. Esai-esainya, selain
telah dipublisir di beragam media cetak, juga terangkum
dalam buku teater untuk dilakoni, Ideologi teater modern kita, Mencipta teater dan teater Sebagai sutradara telah
memanggungkan beragam naskah baik karya
sendiri maupun karya pengarang lain, sejak tahun 1983 s/d 2000, diantaranya : Caligula karya
Albert Camus (1983), Pelacur Terhormat
karya Jean Paul Sartre, Pakaian dan Kepalsuan karya Averchenko (1987), Kisah Perjuangan Suku Naga karya Rendra, Amat berontak
karya Saini KM (1988), Momok karya BenJon (1990), Architruc
karya
Robert Pinget (1991), Ibu
Mencari Boedi karya BenJon (1992), End Game karya
Samuel Beckett, Bersama Tengkorak
karya BenJon (1993), Pinangan
karya Anton Chekov, Takoet karya
BenJon (1994), Dag Dig Dug karya Putu
Wijaya (1995), Senja dan Dua Kematian karya Kirdjomuljo (1996), Bius karya BenJon, Dubur karya BenJon (1997), Sodom
Kota Binatang karya
BenJon (1998), Makan Hakan karya BenJon, Hikayat Celana Dalam karya BenJon, Boen/Cit Aku Ada Karena
Aku Mesum dan Ternoda karya BenJon (1999), Telur, Tomat dan Seteguk Darah
karya BenJon, GigoloGalileo
karya Brecht/BenJon, Tubuh Melayoe
karya BenJon (2000). Selain itu, ia pernah mengikuti Workshop on
sound and Music For Theatre di Quezon
City Manila, Philipina (1995), pertunjukan
Sangkuriang pada Pertemuan Teater Asean di Bangkok, Thailand
(1997) dan tahun 1999 melakukan studi komparatif tentang teater kontemporer Jerman di Franfurt,
Mullheim, Mannheim, Hamburg, Munchen
dan Berlin, dengan beasiswa dari Goethe Institut. Esai-esainya dipubilasikan di beragam media cetak, terangkum dalam buku Teater
untuk Dilakoni, Ideologi Teater
Modern Kita, Mencipta Teater dan Teater
untuk Dilakoni, Ideologi Teater
Modern Kita, Mencipta Teater dan Teater Indonesia, Konsep,
Sejarah, Problema,
serta 70 tahun Rendra. Ia juga pernah
mengikuti Internasional
Conference atas undangan
International Forum for Theater Research (IFTR) di (Berbagai Sumber) |