|
Seniman Teater Arthur S. Nalan Lahir di Majalengka,
Jawa Barat, 21 Februari, 1959. Berlatar belakang pendidikan Sarjana Muda
Jurusan Teater ASTI Bandung (1982), Sarjana Seni Jurusan Tari STSI Surakarta (1989)
dan Magister Humaniora Universitas Gajah Mada (1993). Semasa kuliah ia telah
aktif sebagai Anggota Studi Klub Teater (STB) Bandung (1978-1983). Setamat kuliah, aktif dalam lingkungan almamaternya,
antara lain, pernah menjadi Dosen ASTI/STSI Bandung, pada mata kuliah :
Teater Rakyat, Kebudayaan Sunda, Kajian Seni Pertunjukan, Penulisan Lakon,
Akting dan Direkting, Metode Riset. Menjadi Asisten Pembantu Ketua Bidang
Kemahasiswaan ASTI Bandung (1991), Ketua Jurusan Teater STSI Bandung (1994),
Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STSI (1996),
Sekretaris Senat STSI Bandung (2000), terakhir sebagai Ketua Sekolah Tinggi
Seni Indonesia (STSI) Bandung. Selain itu ia juga pernah menjabat sebagai
Ketua Kelompok Studi Etnoteater dan
Teater WOT (1999), Ketua IV Senawangi Bidang Riset dan
Pemberdayaan SDM pewayangan (2006-2011) Sejak tahun
1984, ia kerap menulis naskah drama. Sudah banyak naskah yang ia tulis,
bahkan sebagian besar naskah tersebut pernah di pentaskan oleh berbagai grup
teater. Bahkan tokoh teater sekaliber WS. Rendra bersama Bengkel teaeternya
pernah mementaskan karya Arthur S. Nalan yang berjudul Sobrat, di Taman Ismail
Marzuki tahun 2005 lalu. Sobrat, adalah naskah drama karyanya yang pada tahun 2003 lalu
dinobatkan sebagai pemenang pertama sayembara penulisan naskah drama Dewan
Kesenian Jakarta. Penghargaan lainnya yang pernah ia peroleh antara lain
lewat karyanya Jalan Perkawinan (Skenario
Film) keluar sebagai Pemenang I dan mendapat penghargaan dari Direktorat Film
Budpar (2006). Selain dikenal
sebagai seniman yang sangat peduli akan perkembangan kegiatan festival seni
budaya di tanah air, Khususnya dikota Bandung, Arthur juga sering menjadi juri
dalam lomba penulisan naskah drama, antara lain ia menjadi juri dalam lomba
naskah drama Sunda yang digelar Paguyuban Panglawungan Sastra Sunda (PPSS). (Berbagai Sumber) |
Nama : Arthur
Supardan Nalan Lahir : Majalengka,
Jawa Barat, 21
Februari 1959 Pendidikan : Sarjana
Muda Jurusan Teater Sarjana
Seni Jurusan Tari STSI Surakarta (1989), Magister
Humaniora UGM (1993) Karier : Dosen
ASTI/STSI Asisten
Pembantu Ketua Bidang Kemahasiswaan Ketua
Jurusan Teater STSI Kepala
Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STSI Sekretaris
Senat STSI Ketua
STSI (2004
s/d sekarang) Kegiatan Lain : Anggota
STB (1987-1983), Ketua
Kelompok Studi Etnoteater dan Teater WOT (1999), Ketua
Bandung Art Culture Council (2006), Ketua
IV Senawangi Bidang Riset dan Pemberdayaan SDM Pewayangan (2006-2011) Penghargaan : Lakon
Sobrat menjadi pemenang I DKJ (2004), Skenario
Film Jalan Perkawinan menjadi pemenang I di Direktorat Film Kebudayaan dan
Pariiasata (2006) Karya Tulis : Dunianya
Didong (1984), Si
Samudra (1984), Hujan
Keris (1984), Anak
Bajang dan Anak Gembala (1986), Serat
Santri Kembang (1986), Si
Badul dan Anak Ondel-Ondel (1987), Syair
Ikan Tongkol (2002), Sobrat
(2004), Jalan
Perkawinan (2006), Ibunda
Seni Sunda (2006) |