Nama :

Rony Antonius Setiawan

 

Lahir :

Bali, 20 Agustus 1975

 

Pendidikan :

SD Rawa Badan, Pesing, Jakarta,

SMP Don Bosco, Pondok Indah,

SMA di Mater Dei, Pamulang,

Jurusan Sinematografi Institut Kesenian Jakarta

 

Profesi :

Aktor

 

 

Fimografi :

 

Kantata Taqwa

 

 

Acara Televisi :

 

Extravaganza

 

 

Aktor Teater

 

 

Roni Dozer

 

 

 

Cukup lama pria bertubuh subur ini bekerja keras agar bisa tampil di televisi. Mengawali kariernya dengan bergabung dalam sebuah sanggar teater. Kini, namanya membubung tinggi dengan menjadi bintang sinetron, iklan, dan main di acara komedi Extravaganza. Menjadi orang yang bertubuh subur, tidak selamanya harus menjadi bahan olok-olok. Rony Antonius Setiawan, dapat membuktikan dirinya menjadi orang bertubuh gemuk yang berhasil di dunia hiburan.

 

Semua itu tidak ia dapatkan dengan mudah dan dalam waktu yang singkat. Lebih dari 10 tahun ia baru bisa memetik buah perjuangannya selama ini. Keberhasilannya pasti didukung oleh keluarga. Petuah mereka, membuatnya tak salah melangkah, Jika menyukai bidang tertentu, misalnya teater atau musik, kamu harus menekuninya dengan total dan jangan setengah-setengah.

 

Dalam meniti proses kesuksesan karirnya di bidang teater, Rony selalu mengikuti kegiatan kesenian disekolah. Jika ada acara perpisahan atau Natal, ia pasti ikut drama sekolah. Malah teman-temannya sangat mengandalkannya untuk menjadi pemain drama. Selain itu, ia juga suka mengikuti lomba-lomba menyanyi dan baca puisi, meski belum pernah jadi juara. Tetapi ia paling antusias dan senang jika main drama. Rony memang sangat menyukai dunia seni peran.

 

Meski sering tampil di panggung, Rony pernah juga merasa minder dikarenakan oleh berat badannya yang sudah lebih dari 100 kg. Akhirnya, perasaan minder menghilang saat ia bergabung ke dalam Teater Katak yang bertempat di TVRI Senayan. Di sinilah ia dilatih untuk mengembangkan rasa percaya diri dan cara tampil di depan audiens.

 

 

Kegiatan teater lebih menyedot minat Rony untuk mengekplorasi diri. Selama ikut teater, Rony main drama serius maupun komedi. Benar-benar suatu pengalaman berharga bisa ikut teater karena aku bisa merasakan berbagai peran yang sangat variatif,kenangnya. Semasa main teater inilah, Rony dan teman-teman satu sanggar, memimpikan untuk tampil di televisi. Di dunia teater ini jugalah nama Dozer mulai menempel di belakang namanya yang terinspirasi oleh nama sebuah grup musik metal, Bulldozer.

 

Rony ikut berperan di drama remaja produksi TVRI sejak tahun 1991. Tahun 1992, ia juga sempat ikut main produksi layar lebar berjudul Kantata Taqwa, yang pemeran utamanya Slamet Rahardjo Djarot, Christine Hakim, dan Sawung Jabo namun film itu tidak jadi diedarkan Untuk itulah, selulus SMA tahun 1995, Rony memilih melanjutkan kuliah di Institut Kesenian Jakarta jurusan Sinematografi. Awalnya ia sempat bingung antara memilih Jurusan Teater dan Sinematografi. Tetapi setelah berdiskusi dengan teman-teman, mereka bilang aku akan mendapat ilmu lebih jika mengambil Jurusan Sinematografi,kenang Rony

 

 

 

(Dari Berbagai Sumber)