Nama :

Saladin Syah

 

Lahir :

Pemantang Siantar,

Sumatera Utara,

21 Oktober 1949

 

Pendidikan :

SMA,

Kino Workshop Jurusan Akting (1973),

Lokakarya Seni Peran (1976)

 

Filmografi :

Pengantin Remadja (1971)

Kabut Bulan Madu (1972),

film Intan Berduri (1972), Akhir Sebuah Impian (1973),

Cinta Pertama (1973),

Patgulipat (1973),

Dewi (1974),

Laila Majenun (1975),

Boss Bagio Dalam Gembong Ibukota (1976),

Pembalasan Naga Sakti (1976),

Al Kautsar (1977),

Para Perintis Kemerdekaan (1977),

Melati Hitam (1978),

Bahaya Penyakit Kelamin (1978),

Gadis Kampus (1979),

Melodi Cinta Rhoma Irama (1980),

Perjuangan Dan Doa (1980),

Badai Di Awal Bahagia (1981),

Remang-Remang Jakarta (1981),

Titian Serambut Dibelah Tujuh (1982),

Di Bawah Lindungan Ka’bah (1983),

 Satria Bergitar (1983),

Menerjang Sarang Naga (1989)

Gie (2005),

Lari Dari Blora (2007),

Fiksi (2008)

Seniman Teater

Soultan Saladin

 

 

Lahir di Pemantang Siantar, Sumatera Utara 21, Oktober 1949. Bernama lengkap Saladin Syah, namun ia dikenal dengan nama Soultan Saladin. berlatar belakang pendidikan SMA, Kino Workshop Jurusan Acting (1973), dan Lokakarya Seni Peran (1976).

 

Pengalaman berteaternya antara lain, bermain dalam lakon Monseratbersama ATNI dengan sutradara Asrul Sani, Kapai Kapaibersama Teater Populer dengan sutradara Teguh Karya,bersama Teater Ketjil dealam lakon Kapai-Kapai dengan sutradara Arifin C. Noer, Jaya Pranabersama Teater Popular dengan sutradara Teguh Karya, Hamlet dengan Sutradara Ratna Sarumpaet dan bersama Teater Kosmik dalam lakon Side Of The Dark dengan sutradara Buyung Surya Putra (2006).

Teater Kosmik, Side Of The Dark (2006)

Dalam lakon Side Of The Dark bersama Teater Kosmik, ia berperan sebagai orang tua yang di gambarkan tengah mencari makna kehidupan dalam rentan waktu sisa-sisa kehidupannya. Akibatnya, ia dianggap gila dan  terkucilkan. Tak ada yang mau dekat dengannya. Satu-satunya yang mau menjadi sahabat setianya justru adalah seekor anjing kampung.

 

 

Selain aktif berteater, ia juga bermain di beberapa film. Mengawali debutnya di film Pengantin Remadja (1971) dengan sutradara Wim Umboh, Kabut Bulan Madu (1972). Masih di tahun yang sama, kembali bermain dalam film Intan Berduri, Akhir Sebuah Impian (1973), Cinta Pertama dengan sutradara Teguh Karya, Patgulipat (1973), Dewi (1974), Laila Majenun (1975), Boss Bagio Dalam Gembong Ibukota (1976), Pembalasan Naga Sakti (1976), Al Kautsar (1977), Para Perintis Kemerd  kaan (1977),  Melati Hitam (1978), Bahaya Penyakit Kelamin (1978), dan Gadis Kampus (1979). Melodi Cinta Rhoma Irama (1980), Perjuangan Dan Doa (1980), Badai Di Awal Bahagia (1981), Remang-Remang Jakarta (1981), Titian Serambut Dibelah Tujuh dengan sutradara Chaerul Umam (1982), Di Bawah Lindungan Ka’bah dengan sutradara Asrul Sani, Satria Bergitar (1983), Menerjang Sarang Naga (1989),

 

Sampai tahun 1989 telah 35 judul film yang ia mainkan. Tahun 1997 ia mulai terjun ke sinetrobn. Kembali bermain film Gie (2005), dimana ia berperan sebagai Bung Karno, dengan sutradara Riri Reza, Lari Dari Blora (2007) serta Fiksi (2008).

 

(Dari Berbagai Sumber)